Penulis: Dahlia | Aktivis Dakwah
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA– Viral di media sosial, dua orang ibu melecehkan putra kandungnya sendiri dan dibuat konten. Seperti yang dilansir dari Liputan6.com (09-06-2024) kasus pembuatan video vulgar bersama anak kandung marak akhir-akhir ini. Kepada polisi mereka mengaku nekat melakukan hal itu karena diiming-imingi uang yang berjumlah besar. Sedih, kesal dan marah ungkap warganet ketika menonton video tersebut.
Seharusnya seorang ibu itu memberikan pelajaran yang baik kepada anak-anaknya, bukan malah menjerumuskan anaknya dan merusak masa depan anaknya.
Gagalnya sistem pendidikan sekuler kapitalis saat ini dapat kita lihat dari rusaknya perilaku masyarakatnya. Sistem pendidikan kapitalis yang berakidah sekuler, yang memisahkan agama dari kehidupan ternyata telah berhasil merusak fitrah seorang ibu.
Patokan kebahagiaan sistem sekuler kapitalis ini hanya bertumpu pada materi (harta) semata, sehingga lahirlah manusia yang hedon dan menghalalkan segala cara untuk meraup keuntungan. Maka bisnis video asusila seperti ini akan marak terjadi.
Selain di bidang pendidikan, sistem sekuler kapitalis juga gagal dalam mensejahterakan rakyatnya. Minimnya lapangan pekerjaan, tingginya harga kebutuhan pokok membuat seorang ibu tega membuat video tak senonoh bersama balitanya.
Hal ini berbanding terbalik dengan sistem pendidikan Islam yang handal dalam menghasilkan generasi yang cemerlang. Syari’at Islam menuntun seorang ayah, ibu dan anak berperan sesuai fitrahnya.
Dalam sistem Islam kepala pemerintah juga menjamin kesejahteraan rakyatnya sehingga para pencari nafkah bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Wallahu a’lam.[]
Comment