Dewan Adat Minta KPU Dogiyai Jujur Menjalankan Tugas

Berita482 Views
Sekjen Dewan Adat Mee KAMAPI Kabupaten Dogiyai (LDAM-KD) Alexander Pakage.[Musa Boma]
RADARINDONESIANEWS.COM, PAPUA – Sekjen Dewan Adat Mee KAMAPI Kabupaten Dogiyai (LDAM-KD) Alexander Pakage, meminta  berkaitan dengan banyak masalah yang biasa sering terjadi pada setiap pesta demograsi,  baik itu pilkada, pilgub, pilpres dan pileg, maka kami minta  semua pihak harus   bertanggung jawab dalam tugasnya masing-masing.
   
Hal itu disampaikan Alexander Papua kepada radarindonesianews.com, Selasa (25/ 09/ 2018). Sebagai pihak penyelenggara yang ada di wilayah MEEPAGO dan khusus Kabupaten Dogiyai yang akan terpilih ke depan, perlu  menteladani kinerja KPU Kabupaten Dogiyai periode sebelumnya.
Karena KPU sebelumnya memang kami dari Lembaga Dewan Adat Mee KAMAPI yang sebagai peduli daerah KAMAPI (Kamuu Mapia dan Piyaiye) kami mengakui dan mengapresiasi kinerjanya yang sangat baik, dalam hal ini memang mereka menjalankan setiap tahapan sesuai jadwal nasional dan dilakukannya di tempat . 
Sehingga harapan ke depan, siapapun yang akan terpilih jadi KPU atau  anggotanya kedepan,  supaya semua tahapan harus jalankan dari tempat dan sesuai jadwal prosedur yang ada, artinya bahwa  tidak keluar dari aturan main dan, juga tempat atau Daerah, Kalau pilkada dilaksanakan di Dogiyai harus pleno juga di Dogiyai begitu tegasnya.
Kalau periode kemarin,  apabila ada kegiatan yang dilakukan di Nabire berarti itu hanya yang bersangkutan dengan jaringan Internet, mengingat jaringan di Dogiyai  kurang memadai.” katanya.
Jadi contohnya periode kemarin di bawah pimpinan bapak Moses Magai, S.IP, menjalankannya dengan baik sehingga akhirnya sudah meraih nama baik urutan kedua  di seluruh Indonesia dalam melaksanakan pilkada serentak tahap pertama.
Dengan demikian  untuk pileg besok juga mau meraih juara atau tidak tergantung KPU yang akan terpilih, terutama Ketua, karena nama baik itu keinginan semua pihak 
Semua pihak harus bertanggungjawab dan menjalankan pemilu yang aman dan damai itulah harapan kita bersama.  Artinya pemilu yang aman dan damai semua dijalankan dengan baik-baik dan tidak mengorbankan pihak lain  juga tidak keluar dari prosedur serta tidak menyimpang dari aturan  itulah harapan kita bersama.
Kepada semua pihak, apabila anda mengetahui suatu masalah, jangan ada bertindak dulu  tetapi anda harus melihat akar dan letak masalah barulah bertindak.
Enta KPU sebagai penyelenggara, BAWASLU sebagai pengawas, TNI dan POLRI sebagai pengamanan, kita semua harus penuh hati-hati  dalam bertindak. Harus melihat letak masalah barulah kita bertindak untuk menyelesaikan dan memutuskannya, Jangan sampai sebelum kita melihat akar dan letak masalah baru kita bertindak kurang  baik, dan kita juga kena hukum positip.
Kepada pihak Caleg DPRD juga anda jangan main hakim sendiri, semua akan dijawab dengan HUKUM karena kita ini hidup dalam Negara Hukum. Kita semua harus membangun poitik yang baik dan sehat dengan demokrasi yang baik dan sehat pula.
Semua komponen masyarakat juga harus perlu cerdas menanggapi semua isu-isu yang akan berkembang dan di kembangkan oleh oknum dan kelompok tertentu yang tidak bertanggun jawab
Masyarakat harus cerdik mengatur barisan dan membuat peta kehidupan yang terarah.  Masyarakat harus melihat ke depan lalu bertindak, karena kita hidup ini bukan kita mau putar di tempat atau mau undur ke belakang.  
Kita  hidup  di dunia ini kita sedang maju mengikuti peta kehidupan  yang kita buat sendiri. Masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan peta orang lain, orang mempegaruhi anda berdasarkan peta mereka sehingga jangan sampai anda mengikuti peta orang lain lalu akhirnya anda jadi korban.  
Kami berterimakasih kepada KPU kabupaten Dogiyai yang masih ada karena semua proses tahapan seleksi pemberkasan Caleg anggota DPRD sejak bulan Januari hingga kemaring Penetapan Calon Tetap pada  tanggal 20  September 2018, sudah berjalan sesuai tahapan secara baik dan aman. 
Harapan kami sebagai Lembaga Dewan Adat Mee KAMAPI Kabupaten Dogiyai agar semua tahapan kedepan juga bisa di jalankan dengan baik dan aman sesuai prosedur, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. 
Masalah mengangkut Caleg DPRD khusus kabupaten Dogiyai, saya juga menghimbau kepada semua teman-teman Caleg harus anda sopan dalam membangun komunikasi, karena komunikasi anda itulah yang menentukan anda.
Jangan dan tidak perlu kita membangun komunikasi-komunikasi yang tidak-tidak yang intinya saling menghalangi dan merugikan orang lain, Jangan anda memasang jerat di perjalanan anda. 
Anda juga sebagai caleg DPRD Kabupaten Dogiyai, jangan sombong diri dengan suara milik masyarakat, masyarakat itu tahu anda, suara itu milik masyarakat,  maka jangan anda jadikan suara itu milik anda. Karena kalau anda mengklaim suara masyarakat jadi milik anda, lalu akhirnya anda tidak di kasih suara berarti anda bisa stress, jadi jangan anda terlalu  barang milik anda karena kursi DPR enta di Pusat, Propinsi dan Daerah itu nasip-nasipan, ya siapa punya nasib baik dia akan duduk karena “jadi DPR itu barang siapa, bukan siapa punya barang”.  Pada intinya jangan jadikan suatu cita-cita yang harus di raih karena mengejar Cita-cita itu lain dengan merebut suatu barang umum yang siapa nasib.
Sebagai kata penutup, kita semua putra – putri terbaik Kabupaten Dogiyai jadi terakhir itu suara yang akan menentukan, karena kita akan di kasih suara berdasarkan penilaian masyarakat. Saya mengatakan demikian Karena kalau di perkotaan itu Modalnya memang Uang, tetapi saya melihat di bagian Pedalaman itu Modalnya adalah Kepercayaan masyarakat  terhadap kita sebelumnya. 
Dan anda jangan enteng karena setelah sesuai kuota DPRD Kabupaten Dogiyai ke 25 orang duduk juga kan Masyarakat dan Alam  KAMAPI akan menilai mingikuti arah gerakan anda, karena Alam Dogiyai itu jahat, kalau kita salah langkah itu bahaya. [Musa Boma]

Comment